Menu

Mode Gelap

Hukrim · 8 Jun 2022 00:54 WIT ·

Resmob Macan Gamalama, Si Garang yang Dapat Mendamaikan Perselisihan Antar Warga


 Anggota Resmob Macan Gamalama Polres Ternate, saat mendamaikan warga yang berselisih paham di Kelurahan Kalumata. Perbesar

Anggota Resmob Macan Gamalama Polres Ternate, saat mendamaikan warga yang berselisih paham di Kelurahan Kalumata.

MATAMALUT.COM, Ternate – Resmob Macan Gamalama Polres Ternate bukan hanya di kenal garang dalam memberantas praktek kriminal dan kejahatan di wilayah Kota Ternate tetapi juga dapat menjadi penengah untuk mendamaikan perselisihan diantara warga masyarakat.

Hal itu di utarakan oleh salah seorang Tokoh Agama Kelurahan Kalumata Yamin Banjar (67) mengatakan, masyarakat sangat membutuhkan polisi-polisi seperti Resmob Macan Gamalama, karena selain melakukan penegakan hukum mereka juga memberi edukasi-edukasi terhadap warga yang sementara berselisih paham, sehingga persoalan yang sebelumnya akan di bawah ke ranah hukum akhirnya selesai dengan proses kekeluargaan.

Kanit Resmob Macan Gamalama, Bripka Zulkarnain Efendi ketika di konfirmasi membenarkan hal tersebut, dia mengapresiasi anggotanya yang bisa mendamaikan perselisihan diantara warga, sehingga tidak berlanjut ke ranah hukum. Kami sebagai anggota Polri adalah sebagai Pengayom dan pelindung masyarakat, jika bisa di selesaikan secara kekeluargaan kenapa harus di lanjutkan ke proses hukum, tutur zulkarnain.

Lanjutnya, dalam melaksanakan tugas, Polri memerlukan partisipasi masyarakat. Untuk itu, Polri harus benar-benar dekat dengan masyarakat dan menjadi pelindung dan pelayan masyarakat.

Pelaksanaan tugas Polri harus menggunakan pendekatan kemanusian, menjunjung tinggi hak asasi manusia, mengedepankan pencegahan bersifat edukatif dan persuasif, namun tidak meninggalkan sikap dan tindakan tegas. Dalam rangka mewujudkan Polri yang di miliki dan di dambakan masyarakat, Polri harus dapat merebut hati masyarakat dengan dekat dengan masyarakat dengan menunjukan sikap, perilaku, dan pelayanan yang baik kepada masyarakat, sehingga benar-benar dapat mewujudkann perpolisian masyarakat, dan keberhasilan perpolisian masyarakat ini harus di tentukan oleh citra Polri itu sendiri, tambah Zulkarnain.

Salah satu contoh kecil, ketika terjadi perselisihan antara warga yang terjadi di Kelurahan Kalumata, Fatma (22) salah seorang warga menuturkan, perselisihan antara Aryandi Banjar (32), warga Kelurahan Kalumata dengan Fadlan Alkatiri (17) warga Kelurahan Bastiong adalah perselisihan yang disebabkan karena kesalahpahaman sehingga terjadi tindakan fisik, tetapi semua telah besepakat damai berkat edukasi-edukasi yang baik yang diberikan oleh anggota Resmob Macan Gamalama. Tak lupa Fatma beserta keluarga yang berselisih paham mengucapkan banyak Terima kasih buat Resmob Macan Gamalama.

Artikel ini telah dibaca 203 kali

badge-check

Editorial Team

Baca Lainnya

Polda Malut Gagalkan Penyelundupan Miraz Dari Cina Ke IWIP

21 Juni 2022 - 01:45 WIT

Unjuk Rasa di Depan Kantor Walikota, ISSAP Bawa Tiga Poin Tuntutan

21 Juni 2022 - 01:19 WIT

Ilustrasi Demo

Ditresnarkoba Polda Malut Berhasil Ringkus Tiga Pengedar Narkotika

16 Juni 2022 - 20:12 WIT

Target Emas di Porprov, ISSI Ternate Gelar Seleksi Atlet

5 Juni 2022 - 22:23 WIT

Tidak Memiliki Anggaran, Ruas Jalan di Ternate Gelap

31 Mei 2022 - 01:25 WIT

Tokoh Pemuda Salero, Keluhkan Pemadaman Lampu Jalan

31 Mei 2022 - 00:58 WIT

Trending di News