Menu

Mode Gelap

Daerah · 17 Des 2021 12:16 WIT ·

Pembangunan Bandara Loleo Diagendakan Tahun 2022


 Pembangunan Bandara Loleo Diagendakan Tahun 2022 Perbesar

MATAMALUT.COM, TIKEP,- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Maluku Utara (Malut) menyatakan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah mengagendakan untuk tahun anggaran 2022  akan dibangun Bandara Loleo.

Kepala Dishub Kota Tikep, Daud Muhammad dihubungi, Selasa, menyatakan, Pemkot Tikep bersama Gubernur Malut,  Abdul Gani Kasuba, Dinas Perhubungan Provinsi Maluku Utara diundang Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk membicarakan kesiapan infrastruktur bandara Loleo.

“Dari undangan itu, salah satu yang dibicarakan adalah infrastruktur bandara Loleo yang direncanakan dibangun oleh Kementerian Perhubungan,” ujarnya.

Menurut dia, Menteri Perhubungan telah menyepakati pembangunan jalur transportasi di Malut, diantaranya tiga pelabuhan dan satu Bandara dan dalam pertemuan yang disaksikan langsung oleh Gubernur Provinsi Maluku Utara, bahwa Bandara Loleo akan dibangun pada tahun 2022 oleh Kementerian Perhubungan.

Oleh karena itu, pada Januari 2022 nanti Dirjen Perhubungan Udara akan meninjau lokasi pembangunan bandara Loleo Sofifi.

Selain itu, pada Januari 2022,  Dirjen Perhubungan Udara akan meninjau lokasi Bandara, karena Loleo itu sangat strategis. Posisinya di tengah, arah dari selatan, yaitu Kabupaten Halmahera Selatan dan Halmahera Tengah.

Sementara di sisi Utara ada Kabupaten Halmahera Utara, Halmahera Timur, Kabupaten Halmahera Barat dan Pulau Morotai, sementara untuk arah ke Barat ada Kota Tidore dan Ternate.

Bahkan, di sela-sela pertemuan itu juga, dirinya ditanyakan tentang tanah dan lokasi Bandara rata atau tidak, sedangkan tanah dan lokasi Bandara, sudah ada akses jalan masuk dan akses dari Sofifi ke Loleo jarak tempuh hanya 30 KM.

“Penjelasan itu, Menteri Perhubungan meresponnya dan dipastikan bandara Loleo Sofifi akan dibangun pada tahun anggaran 2022 oleh Kementerian Perhubungan.

Pada saat ditanyakan terkait dengan status lahan, Daud menjelaskan, lahan tersebut lahan eks PNP yang sudah bersertifikat dan lahannya milik masyarakat , di mana  pembebasan lahan oleh Pemkot Tikep.

Pewarta : Abdul Fatah

Editor : Lexy Sariwating

Antaramaluku

Artikel ini telah dibaca 126 kali

badge-check

Editorial Team

Baca Lainnya

Gubernur Maluku Utara Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Gempa di Halmahera Utara

14 Januari 2022 - 10:10 WIT

Warga Korban Banjir Minta Perhatian Pemkab Kepulauan Sula, Bagaimana Penanganannya?

17 Desember 2021 - 16:18 WIT

Mobil Isyana PSI Jeblos ke Sumur Resapan, Wagub DKI Klaim Tutupnya Belum Permanen

9 Desember 2021 - 23:18 WIT

Trending di Daerah